Entah berapa kali, aku menulis draft--untukmu. Sesuatu yang ingin aku sampaikan padamu, tapi aku terlalu takut akan apa yang mungkin terjadi nantinya. Yang aku tau, sebuah draft hanya akan menjadi sebuah draft. Tapi ternyata tidak dengan draft milikku. Ke-tidak-sengaja-an-ku yang menyebabkannya. Ah, sudahlah. Ini bukan sesuatu yang bisa disebut sial. Ini, mungkin hanya sebuah ketidaksengajaan, sebuah kecelakaan. Atau, takdir memang menginginkan aku mengirimnya? Menginginkanmu mengetahui yang sebenarnya? Siapa tau, takdir dan ketidaksengajaan itu sesuatu yang berbeda.
#halah. ngomong apa aku ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 notes:
Posting Komentar